Program Sekolah Rakyat: Momen Haru Orang Tua Siswa di Hadapan Seskab Teddy

Kunjungan Sekretaris Kabinet ke Sekolah Rakyat di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug menghadirkan momen emosional orang tua siswa yang mengapresiasi program pemberdayaan sosial pemerintah.

Redaksi Publik Bijak6 Agustus 2026 pukul 16.00 WIBDiperbarui 10 Agustus 2026 pukul 17.53 WIB
BagikanWhatsAppXFacebook
Program Sekolah Rakyat: Momen Haru Orang Tua Siswa di Hadapan Seskab Teddy

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan kunjungan ke lokasi penyelenggaraan program Sekolah Rakyat di Gedung Politeknik Penerbangan Indonesia, Curug, Banten. Kunjungan ini turut dihadiri orang tua siswa peserta program yang menyampaikan rasa syukur dan haru atas kesempatan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak mereka.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Kementerian Sosial untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, lengkap dengan fasilitas asrama dan sarana belajar yang memadai. Kehadiran pejabat pemerintah dalam kunjungan ini menegaskan komitmen keberlanjutan program pemberdayaan sosial tersebut.

Program Sekolah Rakyat menargetkan 45.000 siswa jenjang SD-SMP-SMA pada 2026, naik signifikan dari lebih dari 15 ribu siswa pada tahun sebelumnya. Untuk tahun ajaran 2026/2027, tercatat 28.478 siswa baru diterima, sehingga total siswa (termasuk yang sudah ada) mencapai 43.346 orang dalam 1.550 rombongan belajar, tersebar di 182 titik sekolah yang diperluas dari 166 titik pada tahun sebelumnya.

Seluruh peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga proses penerimaan tidak menggunakan tes akademik melainkan verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga. Pemerintah bahkan telah menyiapkan ekspansi lanjutan untuk 2027 dengan target lebih dari 100 ribu siswa.

Baca selengkapnya di Kementerian Sosial RI

Lembaga terkait:Kementerian Sosial RI

Sumber

Kementerian Sosial RI · dipublikasikan asli pada 6 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB

Buka artikel sumber asli

Artikel ini dikurasi dan diklasifikasikan dengan bantuan AI dari sumber resmi pemerintah — bukan ditulis AI dari nol maupun hasil reportase Publik Bijak. Ringkasan ditulis ulang oleh AI, kutipan resmi ditampilkan apa adanya dari sumber. Pelajari selengkapnya di Kebijakan AI kami.

Artikel Terkait

Lainnya dari Kementerian Sosial RI

Lihat semua